{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreih6k552zakk4haoivfbojfbizn6z7gd7pnf76i4ymaltpr7hb4vua",
"uri": "at://did:plc:n3mgwv6dbsu733xhxks22bvc/app.bsky.feed.post/3mk44tmgkbir2"
},
"path": "/04/sanksi-cabut-ktp-untuk-ayah-yang-nakal-gebrakan-berani-dari-surabaya/",
"publishedAt": "2026-04-22T01:10:19.000Z",
"site": "https://vivaborneo.com",
"tags": [
"Opini"
],
"textContent": "Oleh : Riyawan S.Hut. (Pemerhati Sosial & Budaya) Isu soal tanggung jawab ayah setelah perceraian sering kali jadi topik yang sensitif, tapi juga krusial. Selama ini, banyak kasus di mana anak jadi korban karena ayah mangkir dari kewajiban nafkah. Nah, yang lagi ramai dibicarakan sekarang adalah langkah tegas dari Pemerintah Kota Surabaya yang bisa dibilang […]",
"title": "Sanksi Cabut KTP untuk Ayah yang “Nakal”: Gebrakan Berani dari Surabaya"
}