{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreibawrmezeyvzbmwlaimimqhl7yfgesuce3tq2wbfovlum27vsc7ye",
    "uri": "at://did:plc:n3mgwv6dbsu733xhxks22bvc/app.bsky.feed.post/3me5juxdr3ik2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreifc77tlu7oxhzkscjtgrqkscrydezcfmxalkip5tx7wese6zkpqbm"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 37222
  },
  "path": "/02/stres-bukan-cuma-bikin-pusing-bisa-picu-masalah-lambung-dan-usus/",
  "publishedAt": "2026-02-05T07:59:19.000Z",
  "site": "https://vivaborneo.com",
  "tags": [
    "Kesehatan"
  ],
  "textContent": "Samarinda — Banyak orang mengira stres hanya berdampak pada suasana hati atau tidur. Padahal, studi terbaru menunjukkan, stres juga bisa memengaruhi sistem pencernaan, termasuk meningkatkan risiko gastritis, refluks, dan sindrom iritasi usus (IBS). Kondisi ini kerap dibahas oleh generasi muda yang mengalami tekanan hidup sehari-hari. Para ilmuwan menemukan, keadaan stres memengaruhi brain-gut axis, jalur komunikasi […]",
  "title": "Stres Bukan Cuma Bikin Pusing, Bisa Picu Masalah Lambung dan Usus"
}