{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreihync43xqzxys4godkvujtxofzfma77g6ernrrlwsjmdk5w6rv2qi",
"uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mol4rjqbtnw2"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreicwjhdc3fflyytxb5iuyap4ran5eockcstkhu6utt5kyot2s6zx64"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 118980
},
"path": "/read/1719087/178/lanjutkan-dedolarisasi-china-dan-indonesia-buang-dolar-rp2296-triliun-dalam-4-bulan-1781791604",
"publishedAt": "2026-06-18T14:52:40.000Z",
"site": "https://ekbis.sindonews.com",
"tags": [
"Ekonomi Bisnis",
"Bursa Finansial"
],
"textContent": "BI mencatat lonjakan pertumbuhan yang sangat signifikan pada pemanfaatan skema Local Currency Transaction (LCT) atau penyelesaian transaksi menggunakan mata uang lokal antara Indonesia dan China.",
"title": "Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan"
}