{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreigzozn53nc6vz5t7wy3cdezlrzvip4scxawml7qlnoaei6qwgyipi",
"uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mo5pishvtf22"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreiasoz6lmzd7wm4q3qt4vutlx4ceb4vugxmwimw3hqofs5k2q7kbfe"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 80217
},
"path": "/read/1717169/15/harga-pertamax-naik-pengamat-ugm-tak-bisa-ditahan-lagi-pemerintah-1781330766",
"publishedAt": "2026-06-13T06:56:33.000Z",
"site": "https://nasional.sindonews.com",
"tags": [
"Nasional",
"Humaniora"
],
"textContent": "Sejumlah akademisi mendukung kebijakan pemerintah menaikkan harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter pada Rabu (10/6/2026). Hal ini dinilai sebagai langkah realistis di tengah meningkatnya tekanan fiskal akibat lonjakan harga minyak dunia dan ketidakpastian geopolitik global.",
"title": "Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah"
}