{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreiaf2daumq7rw2drur5kzgauz5mttpjky723ac74a4xourwfyhsvyi",
    "uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mn3cvhu3ear2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreifnvwdjpmaglm5uhv7s4bsm6sxmr672xogwrmsahooiia5rqp4nri"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 61607
  },
  "path": "/read/1712353/212/p2g-soroti-dampak-instruksi-penerapan-bahasa-prancis-di-sekolah-khawatir-bebani-siswa-1780146324",
  "publishedAt": "2026-05-30T13:16:31.000Z",
  "site": "https://edukasi.sindonews.com",
  "tags": [
    "Edukasi",
    "Sekolah"
  ],
  "textContent": "Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) ikut buka suara soal Presiden Prabowo Subianto yang menginstuksikan bahasa Prancis diajarkan di semua jenjang sekolah. P2G menilai kebijakan ini akan menambah beban murid.",
  "title": "P2G Soroti Dampak Instruksi Penerapan Bahasa Prancis di Sekolah, Khawatir Bebani Siswa"
}