{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreicsrgen3xwhoos56z5gftpkdlqqsepqxok3njnionxsrps7ucqngu",
    "uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mld4vurvrbp2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreicjt7wn7yyuk3kgsq566qvdd7u6utxsyy7nn275zjzzlq33xjkaaq"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 54267
  },
  "path": "/read/1704583/34/krisis-selat-hormuz-china-dan-india-terancam-gagal-panen-imbas-kelangkaan-pupuk-1778220332",
  "publishedAt": "2026-05-08T06:30:00.000Z",
  "site": "https://ekbis.sindonews.com",
  "tags": [
    "Ekonomi Bisnis",
    "Sektor Riil"
  ],
  "textContent": "Penutupan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz diprediksi akan memicu lonjakan harga komoditas global secara signifikan akibat terganggunya rantai pasok energi dan bahan baku pangan.",
  "title": "Krisis Selat Hormuz, China dan India Terancam Gagal Panen Imbas Kelangkaan Pupuk"
}