{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreibqsijyvz5adthjdpxg4wyrtcvvvggdqzf3cerhisvis4mxb6yjaq",
"uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mjvmqicwt7m2"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreig34fx4puguyn5nqiz7ffajligbxgkwsudtxcowtjjmezpprieonq"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 55105
},
"path": "/read/1698069/15/menteri-pppa-kampus-harus-aman-inklusif-dan-bebas-dari-kekerasan-bagi-mahasiswa-1776654266",
"publishedAt": "2026-04-20T03:21:38.000Z",
"site": "https://nasional.sindonews.com",
"tags": [
"Nasional",
"Humaniora"
],
"textContent": "Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan perguruan tinggi harus menjadi ruang yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Penegasan ini merespons sejumlah kasus kekerasan yang akhir-akhir marak di lingkungan kampus.",
"title": "Menteri PPPA: Kampus Harus Aman, Inklusif, dan Bebas dari Kekerasan bagi Mahasiswa"
}