{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreigoqt5lxfmtmwxvtqv5mnsoktsusbeyseasq253b277p6d2mb4fly",
"uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3migazrastab2"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreiba3jdgyva44kt6r75zfmudkyp63zlgf7uwtk2li4icnbpwpe4xuu"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 36548
},
"path": "/read/1692185/18/perang-timur-tengah-dan-lonjakan-harga-komoditas-dunia-1775027091",
"publishedAt": "2026-04-01T07:53:19.000Z",
"site": "https://nasional.sindonews.com",
"tags": [
"Nasional",
"Opini"
],
"textContent": "Eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menunjukkan bagaimana geopolitik dapat menggerakkan harga energi global hanya dalam hitungan hari.",
"title": "Perang Timur Tengah dan Lonjakan Harga Komoditas Dunia"
}