{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreifayjqdtpizzs4lecidz7jkqpl6ec2ze6rj2g4jwvc2oxev6sllpq",
    "uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mhugyyyhx2j2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreicdlddvdpyh56bfe5sia6t4komeeg5oxzbmq7ukcxktkxqqdrppmq"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 49580
  },
  "path": "/read/1690077/43/eks-pejabat-mossad-blak-blakan-as-dan-israel-salah-perhitungan-terhadap-iran-1774414982",
  "publishedAt": "2026-03-25T05:39:46.000Z",
  "site": "https://international.sindonews.com",
  "tags": [
    "International",
    "Timur Tengah"
  ],
  "textContent": "Strategi Amerika Serikat-Israel untuk memenggal kepemimpinan Iran dengan harapan memicu revolusi adalah kesalahan perhitungan yang gagal menggoyahkan Republik Islam. Pernyataan itu diungkap seorang mantan pejabat senior Mossad kepada RT.",
  "title": "Eks Pejabat Mossad Blak-blakan AS dan Israel Salah Perhitungan terhadap Iran"
}