{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreibyj5sajxont7qraggqfajf4dqfh45xspkkra2ld4a2vc3y32xr5a",
"uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mhsy35fhbpp2"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreih2fyycphdfjcggfjz55hu4qkngneh5emwjnywo44si2rry53us7m"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 52423
},
"path": "/read/1689951/40/filipina-jadi-negara-pertama-yang-menyatakan-darurat-energi-akibat-perang-iran-1774360990",
"publishedAt": "2026-03-24T14:23:37.000Z",
"site": "https://international.sindonews.com",
"tags": [
"International",
"Asia Pasifik"
],
"textContent": "Filipina saat ini memiliki persediaan bahan bakar sekitar 45 hari, dan telah menyatakan darurat energi nasional.",
"title": "Filipina Jadi Negara Pertama yang Menyatakan Darurat Energi akibat Perang Iran"
}