{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreiclp5puacgyvz5iwms62iyrjgodbq5es6h5ntbhknnj5fmhlwom2m",
    "uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mhrcg67urna2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreignugn6smmirvttqn3jwwhsflf66g2ekjidr4bepnn54urhnrnt4i"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 36630
  },
  "path": "/read/1689557/69/puasa-syawal-atau-qadha-dulu-simak-jangan-sampai-keliru-1774231433",
  "publishedAt": "2026-03-23T22:15:59.000Z",
  "site": "https://kalam.sindonews.com",
  "tags": [
    "Kalam",
    "Tausyiah"
  ],
  "textContent": "Mana yang harus didahulukan antara puasa sunnah 6 hari bulan Syawal (mengingat waktunya yang cukup pendek) atau mengganti puasa Ramadan (qadha) dulu? Simak ulasan dan penjelasannya berikut ini.",
  "title": "Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Simak, Jangan Sampai Keliru!"
}