{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreict5jjix2bm5pgf6t6thvzugdrr4o3lgadlfjzvghhek3axdkno3u",
    "uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mhf5gn4rqko2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreignvjclwzsgrhzaulk34hsojquvtavgbee7un34wtxfvvaoepawxe"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 57456
  },
  "path": "/read/1688605/33/sinyal-bahaya-apbn-rasio-utang-ri-lampaui-batas-aman-imf-ekonom-ingatkan-risiko-gagal-bayar-1773889408",
  "publishedAt": "2026-03-19T03:27:17.000Z",
  "site": "https://ekbis.sindonews.com",
  "tags": [
    "Ekonomi Bisnis",
    "Makro"
  ],
  "textContent": "Di balik klaim pemerintah bahwa kondisi fiskal Indonesia masih terjaga, sebuah peringatan keras muncul menyoroti risiko beban utang yang kian berat, dan sudah memasuki zona merah.",
  "title": "Sinyal Bahaya APBN! Rasio Utang RI Lampaui Batas Aman IMF, Ekonom Ingatkan Risiko Gagal Bayar?"
}