{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreihwhygy3t5cliqtdszfnb7ckelkrhuwpp2gssip2liptthar5mefm",
    "uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mgnatt45ylu2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreibnikiuxmgedc2p4wotm3blx7tjjjzgj73dpn3xr7hracx6g3wuyq"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 80613
  },
  "path": "/read/1685173/178/rupiah-tembus-rp17000usd-tapi-masih-lebih-sakti-dibanding-won-korsel-dan-peso-filipina-1773068581",
  "publishedAt": "2026-03-09T15:34:19.000Z",
  "site": "https://ekbis.sindonews.com",
  "tags": [
    "Ekonomi Bisnis",
    "Bursa Finansial"
  ],
  "textContent": "Nilai tukar rupiah memang tengah berada dalam tekanan berat hingga Rp17.000 per dolar AS, namun masih jauh lebih tangguh dibandingkan rekan-rekannya di kawasan Asia.",
  "title": "Rupiah Tembus Rp17.000/USD, Tapi Masih Lebih Sakti Dibanding Won Korsel dan Peso Filipina"
}