{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreifx77gyfichhotrooseccbbnesfqzqlg666tn75qwycicu6irimiu",
    "uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mftv35vo6fw2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreicj2bucr456hiznwqmduqclbftfih3mxaown4dhssj6eznmkrnfea"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 60911
  },
  "path": "/read/1681649/613/benda-berusia-40000-tahun-ungkap-asal-usul-tulisan-lebih-awal-dari-yang-diperkirakan-1772197363",
  "publishedAt": "2026-02-27T14:00:39.000Z",
  "site": "https://tekno.sindonews.com",
  "tags": [
    "Tekno",
    "Iptek"
  ],
  "textContent": "Para peneliti telah menemukan pola titik, garis, torehan, dan salib pada artefak gading dan tulang yang berusia antara 34.000 dan 45.000 tahun, sebagian besar berasal dari gua-gua di wilayah Jura Swabia, Jerman",
  "title": "Benda Berusia 40.000 Tahun Ungkap Asal-usul Tulisan Lebih Awal dari yang Diperkirakan"
}