{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreicn7pbb5pmgks2obq3p4bh3kdr34o64iapyoyra4znnc7mpdqs2q4",
"uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mfnzcniyebn2"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreiemin4rbralp6kidbpjnbqe5dtmazrffds6smbxyhjftnelk4qoie"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 76013
},
"path": "/read/1680633/174/oknum-brimob-yang-aniaya-pelajar-hingga-tewas-terancam-15-tahun-penjara-1771995756",
"publishedAt": "2026-02-25T05:19:36.000Z",
"site": "https://daerah.sindonews.com",
"tags": [
"Daerah",
"Nusantara"
],
"textContent": "Polri menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus tewasnya Arianto Tawakal (14), siswa MTSn 1 Maluku di Tual yang melibatkan anggota Brimob Polres Tual, Bripda Masias Siahaya.",
"title": "Oknum Brimob yang Aniaya Pelajar hingga Tewas Terancam 15 Tahun Penjara"
}