{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreierl6khz57meuh4npou3dbgx5o6hu2327ewijwfyp4f7fmosczooy",
"uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3mexz5cm6c232"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreignh4kbf53lnialmmwlrkr5lqvip27f5qzscwvicwrltnrhmvhiga"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 65195
},
"path": "/read/1677829/13/dokter-tifa-ngaku-ilmu-yang-digunakannya-untuk-meneliti-ijazah-jokowi-diajarkan-di-cia-hingga-fbi-1771239734",
"publishedAt": "2026-02-16T11:17:37.000Z",
"site": "https://nasional.sindonews.com",
"tags": [
"Nasional",
"Hukum"
],
"textContent": "Tersangka pencemaran nama baik dan hoaks, Tifauzia Tyassuma (dokter Tifa) mengatakan bahwa dirinya merupakan ahli perilaku.",
"title": "Dokter Tifa Ngaku Ilmu yang Digunakannya untuk Meneliti Ijazah Jokowi Diajarkan di CIA hingga FBI"
}