{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreidebhbra335cxuepiyndeokwpkoxgagnducmplzwrmokx22hxc4fi",
    "uri": "at://did:plc:mbdvh7xrsl6i7a5su62s5lwa/app.bsky.feed.post/3me6nkqdh65e2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreiamhh4e6w3aqsf4ruuq45tk74ca53tfy4zoir55pkxfgufuc6pjvi"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 53549
  },
  "path": "/read/1674247/178/airlangga-blak-blakan-soal-2-skema-demutualisasi-bursa-efek-bisa-ipo-dan-private-placement-1770364946",
  "publishedAt": "2026-02-06T08:44:29.000Z",
  "site": "https://ekbis.sindonews.com",
  "tags": [
    "Ekonomi Bisnis",
    "Bursa Finansial"
  ],
  "textContent": "Menko Airlangga mengungkapkan dua skema yang tengah digodok oleh Pemerintah terkait rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI), yang aturannya bakal dituangkan melalui Peraturan Pemerintah.",
  "title": "Airlangga Blak-blakan Soal 2 Skema Demutualisasi Bursa Efek, Bisa IPO dan Private Placement"
}