{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreic55eybltg7u5c63lnykwttuummsetxalr6pcvsbsoneg5ekif4ge",
    "uri": "at://did:plc:eskrwciybv3pv2m4s34rimzk/app.bsky.feed.post/3mpj4v4jddlc2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreihjbpnbbyfqattigp33gezuzpz252orluy3uxpvt7vjoo5tsdprcm"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 40448
  },
  "path": "/news/reza-indragiri-jangan-sederhanakan-kasus-kematian-dr-icha",
  "publishedAt": "2026-06-30T13:17:00.000Z",
  "site": "https://www.jpnn.com",
  "tags": [
    "News",
    "Nasional",
    "Reza Indragiri Amriel",
    "dokter"
  ],
  "textContent": "**JPNN.com** , JAKARTA - Ahli forensik digital Reza Indragiri Amriel mengingatkan agar penanganan kasus meninggalnya seorang dokter bernama dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha) di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak disederhanakan hanya pada dugaan adanya ucapan yang menyakitkan dari keluarga pasien.",
  "title": "Reza Indragiri: Jangan Sederhanakan Kasus Kematian dr Icha"
}