{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreiboj5fprbqafewlnyih7rlqmj4owjlwwu3jwonscvrsiuif4uf6ty",
    "uri": "at://did:plc:eskrwciybv3pv2m4s34rimzk/app.bsky.feed.post/3mmpdodh4j572"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreifmkxubbweh5zlwzy5yhxkskso4blkrrmh2zbyytldaqhhqz7cg4u"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 152241
  },
  "path": "/news/australia-sedang-mengalami-wabah-difteri-terbesar-ini-penjelasannya",
  "publishedAt": "2026-05-25T18:59:00.000Z",
  "site": "https://www.jpnn.com",
  "tags": [
    "News",
    "ABC Indonesia"
  ],
  "textContent": "Australia saat ini sedang mengalami wabah difteri terbesar dengan kasus terbanyak ditemukan di Kawasan Australia Utara, Australia Barat, dan Australia Selatan.Hingga pekan keempat di bulan Mei 2026 , tercatat ada 242 kasus difteri di Australia dengan dua warga meninggal disebabkan oleh penyakit tersebut.",
  "title": "Australia Sedang Mengalami Wabah Difteri Terbesar, Ini Penjelasannya"
}