{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreihiybrjcqps7vqytkts3vz4bgc62hazmpfacd4cupas72iyfyjlwm",
    "uri": "at://did:plc:eskrwciybv3pv2m4s34rimzk/app.bsky.feed.post/3mmegs6rkeig2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreidsoaioqhdf5utahq7jf3dk3gjyrgmzyifey2iwtoua7rw5cwwgbi"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 165156
  },
  "path": "/jogja-terkini/13683/bulan-depan-jogja-mulai-kemarau-juli-sampai-oktober-puncak-kekeringan",
  "publishedAt": "2026-05-21T12:10:00.000Z",
  "site": "https://jogja.jpnn.com",
  "tags": [
    "News",
    "Jogja Terkini",
    "kemarau"
  ],
  "textContent": "**jogja.jpnn.com** , YOGYAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan imbauan penting bagi pemerintah daerah serta seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Hal ini menyusul prediksi munculnya fenomena El Nino yang berpotensi memperparah kondisi iklim di wilayah DIY.",
  "title": "Bulan Depan Jogja Mulai Kemarau, Juli Sampai Oktober Puncak Kekeringan"
}