{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreigzucmdurm3d4yla45pauok7fk7crynrsd2eaoagpbj5kyrlmdx7a",
    "uri": "at://did:plc:eskrwciybv3pv2m4s34rimzk/app.bsky.feed.post/3mm2liyef7gm2"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreif22pjnanacnkeuqbohexexlccyubpzjpgve6tir36kwvn2eqbv3y"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 2069084
  },
  "path": "/jogja-terkini/13640/mjo-aktif-bmkg-prakirakan-diy-bakal-diguyur-hujan-selama-3-hari-ke-depan",
  "publishedAt": "2026-05-17T13:30:00.000Z",
  "site": "https://jogja.jpnn.com",
  "tags": [
    "News",
    "Jogja Terkini"
  ],
  "textContent": "**jogja.jpnn.com** , YOGYAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi aktivitas fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berpotensi memicu hujan di sebagian wilayah Pulau Jawa. Dampaknya, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang selama tiga hari ke depan, terhitung mulai 18 hingga 20 Mei 2026.",
  "title": "MJO Aktif, BMKG Prakirakan DIY Bakal Diguyur Hujan Selama 3 Hari ke Depan"
}