{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreieetlqh74xm6x2dfn7jjjepsc7uews73u7njaak2lltlpet3jpd5m",
    "uri": "at://did:plc:eskrwciybv3pv2m4s34rimzk/app.bsky.feed.post/3mlvguozwzv62"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreigajbvyd2ildqfci7flnyo2ismbikuml27uhx6ktoo2le6vi7rqti"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 464223
  },
  "path": "/jogja-terkini/13629/sektor-pertanian-mulai-merasakan-dampak-perubahan-iklim",
  "publishedAt": "2026-05-15T12:30:00.000Z",
  "site": "https://jogja.jpnn.com",
  "tags": [
    "News",
    "Jogja Terkini",
    "Petani"
  ],
  "textContent": "**jogja.jpnn.com** , YOGYAKARTA - Perubahan iklim menjadi persoalan yang kini dihadapi petani di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Petani khawatir perubahan alam bisa berdampak pada gagal panen dan kerugian dari segi keuangan.",
  "title": "Sektor Pertanian Mulai Merasakan Dampak Perubahan iklim"
}