{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreidqwiyubvyuoitkdajvb2srwa3gd3jdlq3lwtqatjuxnx7nqb4h2a",
"uri": "at://did:plc:eskrwciybv3pv2m4s34rimzk/app.bsky.feed.post/3mjwqlquckki2"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreibutspsnzuhhjwowh2p2zaah2ad5ckwd3kyo4abk7ya6vgicr2fm4"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 1533769
},
"path": "/news/bhayangkara-fc-ungkap-dugaan-ucapan-rasis-di-balik-tendangan-kungfu-fadly-alberto",
"publishedAt": "2026-04-20T14:30:00.000Z",
"site": "https://www.jpnn.com",
"tags": [
"News",
"Nasional",
"Bhayangkara FC"
],
"textContent": "**JPNN.com** , JAKARTA - Petinggi Bhayangkara FC, Sumardji, akhirnya membongkar versi internal terkait aksi brutal yang melibatkan pemain mudanya Fadly Alberto Hengga. Ia menyebut ada pemicunya, meski tak membenarkan aksi tendangan kungfu tersebut.",
"title": "Bhayangkara FC Ungkap Dugaan Ucapan Rasis di Balik Tendangan Kungfu Fadly Alberto"
}