{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreigq2da4vpg3ji2z5vpb7d4uojxg34u7aaai7f66xft2qkcpi44vde",
"uri": "at://did:plc:eskrwciybv3pv2m4s34rimzk/app.bsky.feed.post/3mevqaoxz5u72"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreicnvb2zn5ffimsm6tlcghsi257kc2bfzmcwoupz7t6owh3flw7dsq"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 1142592
},
"path": "/jogja-terkini/12936/wisata-jogja-beda-dengan-bali-sri-sultan-minta-jangan-dibandingkan",
"publishedAt": "2026-02-15T13:15:00.000Z",
"site": "https://jogja.jpnn.com",
"tags": [
"News",
"Jogja Terkini"
],
"textContent": "**jogja.jpnn.com** , YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan respons tegas terkait tren investor yang mencoba membawa konsep pariwisata Bali ke Yogyakarta. Sultan menekankan bahwa secara fundamental, Yogyakarta memiliki akar budaya yang berbeda dengan Pulau Dewata.",
"title": "Wisata Jogja Beda dengan Bali, Sri Sultan Minta Jangan Dibandingkan"
}