{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreiaffepfwr7wkeixwm6tkjehs5ik6v7dtqfdfw3rkmhwbshyzvxoyy",
    "uri": "at://did:plc:4tuge3k3comfj4nfvqnwkemn/app.bsky.feed.post/3mmkcxddbj7m2"
  },
  "path": "/user/NauraSabila/diary/408739",
  "publishedAt": "2026-05-23T07:41:24.000Z",
  "site": "https://www.openstreetmap.org",
  "textContent": "OpenStreetMap memudahkan Pengguna\n\nAwal mula Aku mengenal pemetaan adalah saat Aku sedang berkuliah di Universitas Mulawarman, jurusan Aku adalah Ilmu Lingkungan yang membuat Aku harus mempelajari soal pemetaan. Software pemetaan pertama yang Aku pelajari adalah Arcgis. Saat Aku semester tiga, terdapat mata kuliah Sistem Manajemen Lingkungan yang mewajibkan Aku untuk mempelajari Arcgis. Hal - hal yang Aku pelajari saat menggunakan Arcgis adalah dasar - dasar menggunakan Arcgis, peta curah hujan, dan peta tutupan lahan.\n\nSaat Aku memasuki semester empat, terdapat mata kuliah Pengurangan Resiko Bencana, pada mata kuliah inilah Dosen Aku memperkenalkan Aku pada OpenStreetMap. Menurut aku OpenStreetMap sangat mudah digunakan untuk pemula, saat aku mempelajari OpenStreetMap dikelas aku sangat mudah memahami tiap langkah - langkah yang diberikan, dari membuat Titik, Area, dan Garis.\n\nSetelah memahami konsep dan fitur yang ada pada OpenStreetMap, Aku mulai menjelajahi isi bangunan, jalan, dan area yang ada pada OpenStreetMap. Hal pertama yang Aku cari adalah jalan tembusan yang bisa digunakan untuk menuju tempat tujuan lebih cepat saat aku terlambat. Seperti Jalan Sambutan yang dapat digunakan sebagai jalur alternatif saat mau menuju ke Jembatan Mahkota biar lebih cepat.\n\nAku juga menemukan beberapa jalan buntu di OpenStreetMap agar tidak tersesat lagi saat menyusuri sebuah jalan. Di OpenStreetMap aku juga menemukan beberapa toilet umum yang bisa digunakan dengan gratis, salah satunya ada di beberapa Mushola yang bisa kita temukan di seluruh Wilayah Samarinda.\n\nMenurut aku OpenStreetMap ini sangat memudahkan kita sebagai sesama mahluk sosial karena dengan adanya OpenStreetMap ini kita dapat membantu satu sama lain dengan memberikan nama jalan, nama gedung, dan nama area tertentu agar semua orang dapat mengetahuinya.\n\nSebagai seorang perempuan, aku ngerasa kalau OpenStreetMap ini bener - bener berguna banget karena aku bisa nemuin Toilet khusus wanita, dan tempat parkir khusus wanita. Seperti di Bigmall Samarinda aku menemukan tempat parkir mobil khusus wanita, hal - hal ini seperti ini benar - benar memudahkan saya sebagai perempuan.",
  "title": "Jalur alternatif yang mudah ditemukan dengan OpenStreetMap"
}