{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreib7v7okeasdg7vs2wa3ibse4rvab6pak56rpy3yw6qotwypk5ywcu",
    "uri": "at://did:plc:4tuge3k3comfj4nfvqnwkemn/app.bsky.feed.post/3mmkcwg3ic562"
  },
  "path": "/user/Ginasabrina/diary/408746",
  "publishedAt": "2026-05-23T08:19:32.000Z",
  "site": "https://www.openstreetmap.org",
  "textContent": "# Perempuan Membutuhkan Ruang Aman Dalam OpenStreetMap ang Bukan Sekedar Peta\n\n## Betapa Pentingnya Keamanan bagi para Perempuan\n\nBagi saya rasa aman bukan sekedar rasa yang bisa dirasakan bagi para perempuan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Banyak perempuan yang merasakan rasa tidak aman di luar rumah, bukannya tempat umum seharusnya membuat semua orang merasa nyaman?. Namun akhir-akhir ini banyak sekali timbul keresahan yang dirasakan bagi para perempuan yang berada di luar rumah.\n\nDari banyaknya berita yang bermunculan di media sosial tentang aksi pelecehan secara verbal dan tindakan mencurigakan hingga kekerasan yang membuat perempuan merasa harus selalu berwaspada ketika berpergian Kondisi tersebut membuat saya menyadari bahwa perempuan sering kali memiliki pengalaman yang berbeda ketika berada di ruang publik dibandingkan dengan orang lain. Hal-hal sederhana seperti memilih jalan untuk dilewati, mencari tempat yang ramai, atau memastikan lokasi memiliki penerangan yang cukup menjadi pertimbangan penting sebelum bepergian.\n\nMenurut saya, toilet umum dan jalan yang minim pencahayaan masih menjadi ruang publik yang kurang ramah bagi perempuan. Maraknya kasus kamera tersembunyi di toilet serta kondisi jalan yang sepi membuat banyak perempuan merasa tidak aman ketika beraktivitas di luar rumah, terutama pada malam hari.\n\nDari keresahan tersebut, saya mulai memahami bahwa pemetaan memiliki peran penting dalam membantu masyarakat mengenali area yang lebih aman untuk dilalui. Saya kemudian mengenal OpenStreetMap sebagai platform pemetaan terbuka yang memungkinkan masyarakat menambahkan informasi mengenai fasilitas umum dan kondisi ruang publik.\n\nMelalui OpenStreetMap, saya menyadari bahwa peta bukan hanya tentang lokasi, tetapi juga tentang pengalaman dan rasa aman. Menurut saya, perempuan juga memiliki peran penting dalam pemetaan karena sudut pandang perempuan dapat membantu menciptakan ruang publik yang lebih aman dan inklusif.",
  "title": "LOMBA DIARY OSM INTERNATIONAL WOMAN'S DAYS"
}