Kontribusi Wanita Dalam Pemetaan Street View Level di Upas Hill Trek 11
Kontribusi Wanita dalam Pemetaan Terbuka Level Street View
Peran wanita dalam dunia professional selama ini sering kali dianggap remeh oleh beberapa orang. Hal ini dikarenakan oleh adanya stigma bahwa wanita baiknya menjadi ibu rumah tangga mengurus anak dan permasalahan rumah tangga. Sebaliknya tugas pria adalah mencari nafkah dan pundi-pundi uang untuk keberlanjutan keluarga. Namun, di zaman modern ini pandangan seperti itu sudah dianggap kuno dan kurang relevan semenjak banyaknya teknologi yang telah dikembangkan untuk mempermudah wanita dalam beraktivitas seperti pria. Apalagi sudah banyak perkerjaan yang hanya bisa dikerjakan oleh wanita.
Dalam dunia survey lapangan, pandangan orang pada saat ini pun masih berkutat bahwa ini adalah pekerjaan yang berat dan lebih cocok dikerjakan oleh pria dibanding wanita. Tetapi Pandangan seperti itu pun sepertinya sudah banyak terbantahkan oleh beberapa wanita yang ikut banyak terjun ke dunia survey dan hasil kinerja mereka sangat baik tidak kalah dari kinerja yang dilakukan oleh pria.
Hal ini dibuktikan dari kegiatan Pemetaan Street View Level di Upas Hill Trek 11 yang kami (Youthmappers UNJ) laksanakan bersama Kaart dan Youthmappers UPI baru baru ini pada tanggal 17 - 19 April 2026. Pada kegiatan ini, peran wanita sangat penting, beberapa tim wanita kami sangat membantu dalam persiapan camp, dokumentasi kegiatan hingga pelaksanaan tagging ketika melakukan trekking ke puncak Upas Hill. Alhasil, berkat kontribusi dari rekan rekan wanita dari tim kami, data akuisisi yang kami ambil dapat di upload di platform Mappilary.
Dari kegiatan ini, saya rasa saat ini kontribusi wanita dalam dunia openstreetmap itu sangat diperlukan terutama pada lokasi lokasi yang memang hanya wanita saja yang bisa mengaksesnya. Kondisi kondisi seperti ini lah yang membuat kontribusi wanita sangat berarti di OpenStreetMap.
Discussion in the ATmosphere