{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreigftzjhrlfm2dyzvdobvplqgkckdtc2vglbkf54rlguoeknovlcna",
"uri": "at://did:plc:4hq3euw57ktxn322snkibwjw/app.bsky.feed.post/3mnk6ndthovt2"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreihor4vpo75u5dmdqveql5f4qxwhovvia4nn5xqy3pss64uvv3f4le"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 22658
},
"path": "/read/2026/06/05/320/3222849/ojk-terima-17-150-aduan-keuangan-ilegal-hingga-mei-2026",
"publishedAt": "2026-06-05T12:36:20.000Z",
"site": "https://economy.okezone.com",
"tags": [
"Hot Issue"
],
"textContent": "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat upaya pemberantasan aktivitas keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat. Sepanjang periode 1 Januari hingga 20 Mei 2026, OJK menerima sebanyak 17.150 pengaduan terkait berbagai entitas keuangan ilegal, dengan mayoritas berasal dari kasus pinjaman online (pinjol) ilegal.",
"title": "OJK Terima 17.150 Aduan Keuangan Ilegal hingga Mei 2026"
}