{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreibz6usmzrzdb7tdflfv3mckaxubfhiil573lwx3kqyci2xjy6pd7u",
"uri": "at://did:plc:4hq3euw57ktxn322snkibwjw/app.bsky.feed.post/3mjo2kydkso32"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreibhd2kbqwefipbapc47emajas7oko7wryqj56aw57gi43mfncta6e"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 18431
},
"path": "/read/2026/04/17/612/3212996/kasus-kekerasan-perempuan-di-dunia-digital-meningkat-komdigi-siap-sanksi-platform-nakal",
"publishedAt": "2026-04-17T03:41:14.000Z",
"site": "https://women.okezone.com",
"tags": [
"life"
],
"textContent": "Kasus kekerasan terhadap perempuan di ruang digital terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dengan rata-rata sekitar 2.000 laporan setiap tahun. Bentuk yang paling dominan adalah kekerasan seksual online, yang dalam kajian terbaru mencapai lebih dari 1.600 kasus.",
"title": "Kasus Kekerasan Perempuan di Dunia Digital Meningkat, Komdigi Siap Sanksi Platform Nakal"
}