{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreidukoe37oj4szolh2bw56b5sxsiwfcymefw2ljbcqfwla5q544g5q",
"uri": "at://did:plc:444x2k5kuzehahiymrt6qylw/app.bsky.feed.post/3mgehrqgcxrd2"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreifsm5xl2kurjxnay2lizquitxf6zv2k4kvbusjjxxcdw3rsm3wrme"
},
"mimeType": "image/webp",
"size": 12764
},
"path": "/mengelola-lapar-mengelola-ego-2/",
"publishedAt": "2026-03-06T03:16:23.000Z",
"site": "https://kubus.id",
"tags": [
"Gaya Hidup",
"kontrol ego saat puasa",
"latihan kesabaran puasa",
"manajemen emosi Ramadan",
"menahan amarah Ramadan",
"pengendalian diri bulan puasa."
],
"textContent": "KUBUS.ID – Lapar adalah kondisi fisik, tetapi reaksinya sering bersifat emosional. Saat energi menurun, ego lebih mudah muncul. Kita menjadi lebih sensitif, lebih reaktif, dan kadang lebih defensif. Ramadan memperlihatkan dengan jelas bagaimana kita merespons ketidaknyamanan. Apakah kita mudah marah? Apakah kita mencari pelampiasan? Atau justru belajar menahan? Mengelola lapar sebenarnya adalah latihan mengelola ego. […]",
"title": "Mengelola Lapar Mengelola Ego"
}