{
  "$type": "site.standard.document",
  "bskyPostRef": {
    "cid": "bafyreigq3oy5txjx5olwo2rbkwhvvze7rdvkdpjfdpd6uf3iurjabrbr4q",
    "uri": "at://did:plc:444x2k5kuzehahiymrt6qylw/app.bsky.feed.post/3mfbdmvt7xw42"
  },
  "coverImage": {
    "$type": "blob",
    "ref": {
      "$link": "bafkreiaeyinunnd5fcin2b42xfqzpk7o7gjymmjhe6pjih4rjrr6rwel5e"
    },
    "mimeType": "image/jpeg",
    "size": 25989
  },
  "path": "/ramadan-dan-seni-mengendalikan-emosi/",
  "publishedAt": "2026-02-20T04:40:45.000Z",
  "site": "https://kubus.id",
  "tags": [
    "Gaya Hidup",
    "hikmah puasa",
    "makna sabar Ramadan",
    "manajemen emosi Islami",
    "mengendalikan emosi saat puasa",
    "pengendalian diri"
  ],
  "textContent": "KUBUS.ID – Lapar sering membuat emosi lebih sensitif. Hal kecil bisa terasa besar. Ucapan sederhana bisa terdengar menyakitkan. Di sinilah Ramadan mengajarkan seni yang jarang dipelajari: mengendalikan emosi. 1. Emosi sebagai Ujian Sehari-Hari Ramadan bukan hanya ujian fisik, tetapi juga ujian perasaan. • Saat macet di jalan menjelang berbuka• Saat pekerjaan terasa berat• Saat anak […]",
  "title": "Ramadan dan Seni Mengendalikan Emosi"
}