{
"$type": "site.standard.document",
"bskyPostRef": {
"cid": "bafyreih23wd6g5ul7qxwtaj7jxir5mhegc3uc64t7nuiau7bhhjmc54rzm",
"uri": "at://did:plc:444x2k5kuzehahiymrt6qylw/app.bsky.feed.post/3mf4cixmgipe2"
},
"coverImage": {
"$type": "blob",
"ref": {
"$link": "bafkreig4csjw4xpy4sg6w5w3l34yv3ksweqwpfrfbvc3x3bnhqxs3zsqpq"
},
"mimeType": "image/jpeg",
"size": 133209
},
"path": "/bgn-insentif-rp-6-juta-per-hari-untuk-sppg-lebih-efisien-dibanding-bangun-sendiri/",
"publishedAt": "2026-02-18T04:01:40.000Z",
"site": "https://kubus.id",
"tags": [
"Nasional"
],
"textContent": "JAKARTA, KUBUS.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan penjelasan soal insentif Rp 6 juta per hari kepada yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Dadan mengatakan, insentif tersebut tetap jauh lebih efisien dibandingkan jika MBG harus membuat semua fasilitas SPPG dari awal atau dari nol. “Biaya yang […]",
"title": "BGN: Insentif Rp 6 Juta Per Hari untuk SPPG Lebih Efisien Dibanding Bangun Sendiri"
}